Halaman ini juga tersedia dalam bahasa Portugis, Inggris, dan Spanyol: Português (Brasil) · English (US) · Español · Français · Deutsch · Italiano · 日本語 · Türkçe · ไทย · Tiếng Việt
Kalkulator bunga majemuk
Hasil dari Rp 1.000 awal + Rp 100 per bulan pada 7% per tahun
| Tahun | Diinvestasikan | Bunga | Total |
|---|---|---|---|
| 1 | Rp 2.200 | Rp 108 | Rp 2.308 |
| 2 | Rp 3.400 | Rp 308 | Rp 3.708 |
| 3 | Rp 4.600 | Rp 605 | Rp 5.205 |
| 5 | Rp 7.000 | Rp 1.522 | Rp 8.522 |
| 10 | Rp 13.000 | Rp 6.072 | Rp 19.072 |
| 15 | Rp 19.000 | Rp 14.870 | Rp 33.870 |
| 20 | Rp 25.000 | Rp 29.623 | Rp 54.623 |
Rumus
M = P·(1+i)n + D·[((1+i)n − 1) / i]
Contoh terpecahkan: Rp 5.000 awal dengan setoran Rp 200 per bulan selama 10 tahun pada 7% per tahun (i = 0.565% bulanan setara majemuk) menjadi Rp 44.046, dengan Rp 15.046 di antaranya adalah bunga murni.
Cara menafsirkan hasilnya
Bunga majemuk dihitung atas modal dan atas bunga yang sudah terakumulasi. Itulah sebabnya pertumbuhannya makin cepat seiring waktu. Suku bunga biasanya diumumkan dalam basis tahunan; kalkulator ini mengubahnya menjadi suku bunga bulanan setara majemuk, konvensi yang dipakai deposito, reksa dana indeks, dan tabungan berjangka. Perhatian: kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan, dan simulasi ini belum memotong pajak atas bunga (di Indonesia, PPh final 20% atas bunga deposito dan tabungan) maupun biaya pengelolaan produk.
Dalam jangka panjang, setoran bulanan sering lebih berpengaruh daripada suku bunga: menggandakan setoran memberi efek langsung dan pasti; menggandakan suku bunga bergantung pada pasar. Gunakan tabel di atas untuk membandingkan horizon waktu.
Terakhir diperbarui: · Metodologi dan sumber